Mendudukkan diri di kursi taman yang letaknya di bawah pohon besar, Ranu berteduh sejenak. melindungi dirinya dari matahari yang kian terik, sembari meneguk minuman dari botol kemasan plastik yang isinya sudah tinggal sedikit. Mengela napas panjang, gadis itu mengempaskan punggungnya di sandaran kursi taman. Terdiam dengan tatapan menerawang. Hari ini, dia sudah berkeliling untuk mencari pekerjaan, tapi tak ada satu pun yang mau menerimanya. Benar kata Mbak Rini, bukan hal yang mudah mencari kerja di kota besar seperti Jakarta. Apalagi, Ranu tak membawa surat-surat penting seperti ijazah. Beruntung, KTP selalu ia simpan di dalam dompet. Gara-gara panik ingin segera pergi dari rumah. Tak mau dijadikan alat untuk membayar hutang ayahnya dengan menjadi simpanan pria tua. Ranu sampai tak in

