CHAPTER 9 Pagi om” Rayhan tersenyum pada Leo yang pagi pagi sudah ada di depan rumah “Pagi” ucap Rayhan pada Leo “Aku boleh pergi sama Kayla kan om?” Tanya Leo berharap harap “Iya boleh. Tapi jagain anak saya, jangan sampai kurang atau lecet” Leo tersenyum senang “Yuk yah” ajak Kayla dan matanya terbelalak karena melihat Leo dihadapannya. Tak terasa pipi Kayla memanas, ayahnya pasti akan menggodanya habis habisan setelah ini “Kamu demam? Kok pipi kamu merah?” Tanya Rayhan menahan tawanya. Langsung saja Kayla memegangi wajahnya “Enggak kok yah” Kayla meneguk ludahnya samar “Udah sana, nanti telat lagi” ucap Rayhan pada Kayla “Ayah izinin Kayla dibonceng Kak Leo?” Tanya Kayla tak yakin “ iya Kayla, lagian ayahkan kenal sama orang tua Leo. Jadi kalau dia macam macam ayah bisa pot

