Chapter 28

1285 Words

Part 29 Rencana untuk Masa Depan Fahri dan Aulia kembali ke rumah menjelang Magrib. Bersenang-senang sejak siang hingga sore hari, membuat pikiran mereka lumayan rilex. Usai salat Magrib keduanya duduk santai di sofa yang terdapat dalam kamar. Aulia merebahkan kepalanya di pangkuan sang suami tercintanya. “Bang, bagaimana rencanamu besok?” tanya Aulia sambil menikmati elusan tangan suaminya di rambutnya yang terurai lepas. “Abang masih gak tahu nih, yang jelas besok kita masukin aja berkasnya ke pengadilan,” jawab Fahri kembali galau. “Menurut aku nih, Bang. Agar Anita bisa diajak bekerja sama, rasanya tidak masalah bernegosiasi sama dia, kalau nanti setelah kalian resmi bercerai Abang akan mengirim nafkah buat anaknya. Kasihan juga aku lihat bayinya itu yang lahir karena hasil persel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD