Chapter 14

1311 Words

Bab 14 Permintaan Mantan Mertua “Pak, saya akan mencabut laporan saya terhadap Anita,” ucap Fahri setelah beberapa saat duduk di depan mantan mertuanya. Ia menepati janji tiga harinya untuk datang ke rumah orang tua Anita sehabis salat Magrib tadi. “Alhamdulillah …. Terima kasih banyak ya, Nak Fahri.” Herman meraup wajahnya dengan lega. Meski putrinya sudah membuat kecewa, tapi sebagai ayah ia tetap tidak tega melihat sang putri yang sedang hamil mendekam di penjara. “Tapi saya ada permintaan, Pak. Ini mengenai rumah kami.” Fahri memutus kelegaan Herman. Pria paruh baya itu menatap sang mantan menantu dengan penuh tanda tanya. “Maaf sebelumnya, Pak. Rumah kami itu ‘kan dibangun di atas tanah milik Anita dan sudah di sertifikat oleh Anita atas namanya. Tapi untuk membangun rumah terseb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD