39 | Terungkap

1660 Words

“Sejak kemarin kamu jadi lebih pendiam Vin. Masih nggak enak badan? Perlu ibu antar ke dokter dulu?” tanya Tiara di tengah-tengah makan siang mereka. Jangankan menjawab, menggelengkan kepala saja Elvin seolah tak punya daya. Tiara jadi menghentikan kegiatannya menyendok sayur, demi memicingkan matanya penuh awas pada sang putri. “Ibu jadi khawatir mau ninggalin kamu sendirian di sini. Ibu stay di sini lagi aja ya?” tanya Tiara dengan nada sedih, perempuan paruh baya itu meletakkan sendoknya di tepian piring yang isinya tinggal sedikit. “Aku beneran nggak apa-apa bu, ibu bisa balik ke Surabaya sesuai rencana awal. Kasihan papa kalau baru balik dari Malang malah ibu tinggal nginep disini. Lagian ibu udah lama juga kan ninggalin papa, hampir sebulan lho di sini.” jawab Elvin dengan nada mal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD