“Ayo masuk barengan.” Tiara memaksa Elvin untuk ikut turun bersamanya menuju tempat diadakannya acara baby shower Irina. “Ibu sama Malika duluan aja.” sergah Elvin sesekali memeriksa spion samping mobilnya. “Barengan aja kenapa sih?” “Aku parkir mobil dulu bu.” “Duh kah, itu udah ada petugas parkirnya.” ucap Tiara sambil mengangkat dagu ke arah petugas parkir venue. “Aku lebih nyaman parkir sendiri, bu.” Elvin selalu saja menemukan alasan untuk mendebat sang ibu. Sebenarnya Elvin benci situasi ini, benci harus menghadiri acara dimana ia harus menyaksikan lagi keharmonisan Ervan dan istrinya. Bukan berarti Elvin berharap Ervan tak harmonis dengan keluarganya, bukan. Bukan sama sekali. Namun sekali lagi, Elvin adalah perempuan yang sangat pecemburu, melihat pria yang dicintainya sedang

