Modus

1546 Words

Istriku_ Iya sayang, aku tunggu. Arya tertegun ketika membaca pesan dari Luna. Cowok itu menopang dagunya lalu menghela napas. Luna selalu seenaknya bicara tanpa memikirkan perasaan orang. "Dasar curang, jadi baper," keluh Arya. Di menggantungkan ponselnya di dasbor lalu menginjak gas. Pura-pura, mereka hanya menikah pura-pura. Seharusnya Arya sadar akan hal itu, tapi kenapa dia tak bisa berhenti berharap? Arya mengingat pembicaraan mereka kala malam setelah acara walimahan. Bahkan Luna sudah menanyakan kapan sandiwara ini diakhiri sebelum semuanya dimulai. Luna hanya terpaksa menjalani pernikahan ini karena ibunya sudah terlanjur tahu. Luna tak pernah punya perasaan apa pun padanya. Akankah tiba waktu di mana mereka akan berpisah nanti? Bisakah Arya mengulurnya? Bisakah dia membuat i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD