"Arya ini chapter terbaruku," kata Luna riang sembari menunjukkan fotokopian buku agamanya pada Arya yang duduk di bangku belakang kursinya. "Wah, sudah jadi ya." Arya menerima buku itu dengan antusias. Ketika dia hendak membuka buku tersebut, sebuah suara menghentikannya. "Arya, dicari pacarmu tuh!" seru Audy yang berdiri di depan pintu. Lusi berdiri di sampingnya dengan senyuman ramah. "Oh ya, tunggu." Arya menutup buku itu dan bangkit. "Aku ke kantin dulu ya, kamu titip sesuatu nggak?" tawar Arya. Luna menggeleng. "Lagi diet," jawabnya. Arya malah tertawa meledek. "Diet? Bukannya percuma?" "Buruan pergi sebelum kutonjok!" geram Luna. Maka Arya buru-buru mengacir ke depan pintu. Dia dan Lusi tampak mengobrolkan sesuatu kemudian tertawa. Bersama mereka melangkah pergi meninggalkan

