Lemper Cinta

1628 Words

"Iya, lemper!" kata Bella menyakinkan kalau yang sedang dia bicarakan adalah makanan yang tadi dia belikan di lampu merah. "Iya lempernya kenapa?" tanya Abraar yang tidak mengerti mengapa sang kekasih tiba tiba cemberut dan membahas makanan yang sudah habis dia makan. "Kakak sendiri yang minta lemper dua bungkus, tapi kenapa lemper itu enggak di abisin malah di kasih ke cewek lain?" tuduh Bella dengan wajah ketusnya, gadis itu menatap Abraar dengan tatapan tajam penuh emosi. "Maksud kamu apa, Kakak kasihin ke siapa? Kenapa kamu dateng dateng nuduh Kakak kayak gini sih, Sayang? lempernya udah kakak abisin loh," kata Abraar apa adanya, dia memang sudah menghabiskan lemper itu dan tidak mengerti mengapa Bella menuduhnya seperti itu. "Bohong," kata Bella bibir mengerucut sebal. "Engg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD