Otak m***m

1620 Words

Setelah meeting yang berjalan tidak terasa selama dua jam, Abraar kembali ke ruangannya dengan senyum sempringah karena mendapatkan hasil yang memuaskan seperti yang dia harapkan, selain itu ada satu hal lagi yang membuat Abraar bersemangat untuk kembali ke ruangannya. Sang kekasih yang menunggu di sana. Abraar tidak sabar untuk memberitahu hasil meetingnya dengan sang kekasih, dia juga ingin segera bisa bersama dengan gadis cantik itu. Pemuda itu berjalan dengan langkah lebarnya keluar dari ruangan meeting dan langsung menuju ruangannya membuat seorang gadis tersenyum melihatnya, Lany mempercepat langkahnya agar bisa berpapasan dengan pemuda tampan itu sebelum ia keburu memasuki ruangannya itu. "Pak Abraar, baru selesai ya meetingnya?" tanya Lany, tidak mungkin juga Abraar mengabaik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD