Pengakuan Bella

1450 Words

Bella dan Abraar kompak menatap seseorang yang menyuruh mereka pacaran, sedangkan yang di tatap tidak berekspresi apa apa selain senyuman tanpa beban lalu melangkah mendekati mereka. "Kak Dilla," kata Bella yang lalu secepat kilat bangun dari rebahannya lalu menghambur memeluk sepupunya itu, kedua gadis cucu mendiang Pak Priyo Soebandrio itu saling berpelukan dan cipika cipiki penuh kerinduan seolah sudah begitu lama mereka tidak bertemu. "Kalian udah lama?" tanya Dilla, gadis itu lalu duduk di sofa tunggal karena Bella kembali beringsut duduk di sebelah Abraar. Dilla menatap kedua sepupunya itu, sepupu dari adik ayah dan ibunya. "Udah, sih, udah makan. Kak Dilla dari mana?" tanya Bella pada gadis yang memang tinggal di rumah itu bersama kakek dan neneknya sementara orang tuanya ting

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD