Tragedi Taplak meja

1605 Words

Bella dan Dilla terlalu asik mengobrol hingga tidak terasa lebih dari satu jam telah berlalu, selain membicarakan tentang perasaan Bella mereka berdua juga membicarakan tentang banyak hal tentang keseharian mereka, itulah yang membuat keduanya lupa waktu. "Oh iya, udah jam berapa ini kakak kan ada janji sama Omah," kata Dilla yang teringat pada acara yang sudah di rencanakan dengan sang nenek sejak semalam. "Iya, ya, kita ngobrol udah lama ternyata. Pasti Kak Abraar kesel tuh nungguin kita sendirian di bawah," kata Bella sembari bangun dari duduknya, Dilla malah tersenyum jahil mendengar ucapan sepupunya itu. "Iya deh iya, yang lagi jatuh cinta, pasti Abraar terus yang di pikirin!" kata Dilla meledek membuat Bella tersenyum geli. "Apaan sih Kakak, nggak usah ngeledekin deh!" sahut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD