"Selamat, ya, Kak," kata Bella sambil tersenyum menatap wajah tampan sang kekasih yang untuk sesaat ini menjadi pacar rahasianya, tentu saja karena ada Nasya bersama mereka. Tidak masalah sesaat mereka tidak bisa dekat dekat dulu. "Terima kasih, cepet nyusul, ya!" jawab Abraar, pemuda itu melepaskan topi toga yang di kenakan lalu memakaikannya pada Bella. "Selamat, ya, Mas," kata Nasya juga dengan senyum manisnya, gadis itu menyerahkan buket bunga yang di bawanya. "Terima kasih, Nasya, kamu juga bentar lagi lulus kan," kata Abraar sambil tersenyum manis. "Iya. lulus sekolah," jawab Nasya sambil tertawa kecil. "Aduh ... maaf ya, kita telat banget ya?" kata Laura yang heboh berjalan cepat menghampiri mereka yang berdiri di depan aula. "Enggak kok, Nak, acaranya baru aja selesai,"

