Calon suami

1557 Words

Beberapa bulan telah terlalui hingga tanpa terasa tahun pun telah berganti, seperti janjinya pada kedua orang tua, pada sang kekasih dan pada dirinya sendiri saat ini Bella sedang benar benar sibuk membuat skripsinya sedangkan di sisi lain sang kekasih sudah meniti tangga karir yang semakin meninggi. Meski pun semua orang telah tau dalam dirinya tidak mengalir darah keluarga Waluyo tapi Abraar benar benar membuktikan dirinya memiliki kemampuan sebaik keluarga Waluyo dan dia layak menjadi bagian keluarga itu. Sangat layak hingga dirinya begitu menjadi kebanggaan. "Sayang, kamu nanti pulang jam berapa? Kakak ada meeting siang ini, kayaknya enggak bisa jemput kamu deh," kata Abraar yang sedang menyetir mobilnya menuju kampus sang kekasih, Bella yang duduk di sebelahnya sambil memangku lap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD