"Kangen banget ...." kata Abraar lembut, pemuda itu menyandarkan tubuhnya pada dinding bilik toilet di mana dirinya berada saat ini. Tidak ia pedulikan jika pun pembicaraan dengan sang kekasih lewat sambungan telepon itu di dengar oleh orang yang ada di bilik sebelah atau di luar, karena memang pemuda itu benar benar merindukan sang kekasih. "Kak, baru dua hari loh kita enggak ketemu, belum sebulan," kata Bella yang berjalan di koridor kampusnya sambil menempelkan ponselnya di telinga. "Oh jadi kamu enggak kangen sama kakak?" tanya Abraar dengan sewot, Bella malah terkekeh mendengarnya. "Ya kangen, sama kangen banget. Kakak kapan sih pulangnya?" tanya Bella pada sang kekasih yang sedang berada di luar kota untuk urusan bisnisnya, kemarin malam saat mengantarkan sang kekasih ke bandar

