"Jadi ketemu sama dosen kamu cuma pura pura?" tanya Abraar dari balik meja kerjanya, pemuda itu sejenak beristirahat dengan menyadarkan punggungnya pada sandaran kursi kebesarannya sambil menatap sang kekasih yang juga sedari tadi sibuk dengan laptopnya di sofa. Bella sengaja tidak pergi dari kantor Abraar, menemani sang kekasih bekerja sembari dia mengerjakan tugasnya sendiri. "Iya, aku sengaja pengen ngikutin Kak Abraar tanpa Kakak tau," jawab Bella tanpa mengalihkan pandangannya dari laptopnya. "Segitu enggak percayanya ya kamu sama Kakak," kata Abraar menyindir sang kekasih. "Sama Kak Abraar sih aku percaya, aku cuma enggak percaya sama orang di sekitar Kakak," jawab Bella ringan Abraar tersenyum lalu kembali melanjutkan pekerjaannya. "Mulai besok aku ke sini terus deh, aku n

