Malam ini bulan bersinar sangat terang. Tak hanya bulan, sederet bintang kecil berkilauan di atas langit. Tadinya, Adriana hanya mengangkat telepon dari Alessandra di balkon rumah itu. Dia senang berbicara lewat telepon di sana sebab suasana di tempat itu sejuk. Sampai matanya dimanjakan oleh pandangan cantik dari langit malam. Adriana bahkan tidak menyimak apa yang dikatakan sahabatnya saking fokusnya menatap ke atas langit. Alessandra memberitahu bahwa neneknya menyukai cincin pemberian mereka. Namun, Adriana tidak mendengar itu dengan baik. Alessandra harus mengulang perkataannya sebanyak tiga kali. "Apa Raihan membuatmu cemburu lagi?" tanya Alessandra. "Tidak. Mas Raihan dan aku tidak pernah cemburu. Lagipula, aku tidak menyimak perkataanmu sebelumnya karena aku mengerjakan s

