Berdamai

1354 Words

* * * Aku harus menyadari, sudah waktunya aku kembali menjadi aku. Aku memastikan bahwa aku telah kembali menjadi bagian dari manusia yang telah sembuh dari lukanya. Untuk beherapa saat, kubayangkan Omar berjalan masuk dari pintu itu, menggoyangkan angkelung dengan tengilnya, duduk di sampingku tanpa berkata apa-apa. Hanya melamun, memandang ke taman sambil memegang tanganku. Setengah jam berlalu. dan selama setengah jam aku percaya pada kisah yang baru saja kuciptakan, sampai aku rnenyadari bahwa itu hanya lamunan belaka. Catatan Alana sudah banyak terisi oleh cerewetnya pikiran Alana yang tak bisa diam. Alana menyadari akhir-akhir ini sangat kacau, tidak ada senyum, tidak ada semangat, tidak ada perlawanan. Alana hanya pasrah menerima. “ini tidak baik” sadar Alana “aku harus bangki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD