Mangsa Baru

1168 Words

"Jangan berprasangka buruk dulu. Saya tidak akan pernah menyentuh apalagi merusak milik putra saya sendiri." Birawa segera bangkit dari tempatnya duduk. Membelakangi Uli yang terbangun dalam keadaan tubuh yang hanya tertutup dengan selimut saja. Ditambah dengan kainnya yang tak lagi berbentuk. Uli menggeleng. "Tidak berprasangka buruk. Hanya saja aku terkejut tiba-tiba saja Tuan ada disini. Untuk keadaan yang aku alami, aku sudah mengetahuinya. Hanya saja …." "Kau tidak mengetahui apa yang terjadi. Kau hanya bisa merasakan tapi, tidak bisa melihat dengan jelas. Karena itu batu delima yang bersarang di tubuhmu terlambat menyadari itu semua. Sehingga kau berakhir seperti ini. Untuk itu, saya terpaksa membuka mata batinmu agar kau kembali bisa melihat sosok lain yang ingin berniat buruk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD