"Aku terlahir ke dunia tanpa tahu siapa ayahku. Tanpa tahu siapa saja yang aku miliki di dunia ini selain ibu. Ibu yang telah mengandung dan melahirkan aku ke dunia ini. Sekaligus orang yang tak sabar melihatku untuk tumbuh dewasa." Lintang menoleh sekilas kepada Sadikin yang duduk di sebelahnya. Hujan yang turun membasahi bumi, menahan langkah mereka untuk pulang. Jalanan yang licin membuat Sadikin enggan membawa kudanya untuk pulang. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan nanti. Terlebih lagi saat ini Sadikin dalam keadaan cedera setelah dilempar Lisni ke dinding kamar Uli. "Ini ingin menjadikan aku sebagai penggantinya bekerja di rumah itu. Agar dia bisa istirahat dari kegiatan yang menjijikkan itu. Aku yang tahu itu salah tentu saja menolak itu semua. Aku tidak ingin

