THIRTY TWO

1850 Words

“Ra, kita jalan ya. La, lo mau ikut ga?” tanya Wafda yang kini mengalihkan pandangannya ke arah adiknya yang berdiri di samping mba Lia. “Engga deh kayanya. Gw langsung balik aja. Lagi juga gw mau ngerjain tugas.” Kata Willa memberikan kesempatan mereka berdua saja. “Eh, jangan gitu dong La. Nanti kalo tau gw jalan berdua doang ntar disangka Nayla kita berdua gimana-gimana lagi. Gw ga mau ya disangka ada apa-apa sama Wafda.” Protes Aira dengan wajah yang sudah sedikit kesal “Disangka ada apa-apa sama aku gimana? Biarin aja, ga usah pusingin kali.” Jawab Wafda dengan santai. “Udah ga apa-apa. Ini kesempatan untuk lo sama Wafda bisa deket. Sekalian lo panas-panasin noh si k*****t,” kata Willa tersenyum jahil sambil menunjuk keberadaan Lando dengan dagunya. “Duh, La. Pleaselah.” Air

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD