14. Abu-Abu

2090 Words

AUTHOR POV Sekitar pukul 5 pagi, Reva sudah terbangun dari tidur tak nyenyaknya. Bagaimana tidak? Hari ini adalah hari pernikahan Reza dan Dinda. Reza mengeluh sejak kemarin karena merasa gugup saat akan ijab kabul nanti. Jadilah semalaman Reva harus menasehati dan memberikan petuah pada Reza. Terbalik memang. Tapi Reza banyak menanyakan masukan dari Reva seperti tips-tips membahagiakan seorang wanita. Berhubung, hanya Reva yang Reza punya disaat Ibu mereka telah tiada. "Selamat pagi adikku, adinda Revalina Putri. Buruan mandi! Tukang makeup lo udah dateng dibawah!" kata Reza sambil bertolak pinggang melihat Reva yang masih mengulet di kasurnya. Reva mengacak rambutnya. Astaga. Bisa tidak ia dandan sendiri saja? Makeup tebal hanya menambah beban hidupnya. Reva terbangun dari tidurnya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD