29. The Reason

2350 Words

AUTHOR POV Alvino menghampiri Irene yang baru saja sampai dirumah dan membawa beberapa belanjaan. Alvino langsung menawarkan diri begitu Mama Alina masuk ke dalam rumah. "Tumben ngga shopping sama Alina, tante?" tanya Alvino lalu menaruh barang belanjaan Irene diatas meja makan. Alvino bisa melihat beberapa barang branded seperti tas, sepatu, jam tangan, dan beberapa barang lain yang sepertinya di beli untuk Papa Alina. "Alina sibuk sama kerjaannya di kantor. Maklum, Papanya kan lagi gesit banget ngajarin Alina untuk kelola perusahaan." "Om Teddy serius dengan ucapannya untuk bawa Alina ke kantor?" tanya Alvino tak percaya. Alina sering mengeluh dan mengatakan jika mimpinya masih sama. Membuka butik dan mengelolanya sendiri. Tapi Papa Alina belum mengizinkan dan meminta Alina untuk mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD