Waktu terus berlalu. Semuanya terasa begitu cepat. Baru kemarin Riana merasakan yang namanya mengandung. Baru kemarin rasanya Riana baru mengetahui kalau anaknya kembar. Baru kemarin ia merasakan nyerinya melahirkan. Baru kemarin ia mengajarkan anak-anaknya berguling, duduk, merangkak dan berjalan. Baru kemarin rasanya Riana mengantarkan anak-anaknya untuk berangkat ke TK, lalu SD, SMP dan SMA. Baru kemarin Riana membelikan baju untuk persiapan si kembar. Baru kemarin Riana memberikan petuah agar kedua anaknya tidak bertengkar. Dan baru kemarin anak-anaknya berulang tahun. Kenapa sekarang mereka sudah ada di panggung untuk wisuda? Riana tak bisa menahan tangisnya kala Rian mengangkat tinggi-tinggi piala yang selalu anak itu dapatkan. Riana tak pernah bisa menahan tangisnya kala Gean menun

