“Kalian sengaja mengundangku datang kemari, untuk mentertawakan aku ?” Freya berang melihat semua orang yang ada di ruangan itu memandangnya dengan tatapan menghina. Betapa bodoh dirinya, mempercayai kebohongan Deon, mereka semua beklerja sama untuk mempermalukan dirinya. “Kami mengundang kedatangangmu kemari bukan untuk menertawakanmu, tetapi untuk memperlihatkan rencanamu yang gagal,” ujar Bagas sambil merangkul bahu Freya. Entah kenapa ia sangat suka melihat wajah Freya menjadi putih pucat saat kata-katanya menampar telak wanita itu. perempuan licik yang sanggup melakukan apa pun agar tujuannya tercapai. Namun, kelicikannya kali ini tidak berbuah sukses, walaupun sempat terjadi keributan. “maksudmu apa?” ketus Freya, kantung matanya serasa jatuh dipermalukan oleh Bagas secara tera
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


