"Duuuuuh mam itu pisau taruh dulu dong. Serem banget. Iya nanti Ade kenalin ke mami sama anak nya juga" jawab ku tanpa sadar memberitahukan bahwa wanita yang aku dekatin seorang janda "mampus keceplosan lagi"batinku sambil memukul-mukul bibir yang tak bertulang. "Haaaaaaaaaah..." Teriak mami kencang Spontan aku langsung menutup kedua telinga ku, sedangkan salah satu ART ku yang sedang merapikan perabotan memasak langsung menjatuhkan panci yang sedang di pegang nya. Klontaaaaang..... "eeeeeh... Copot... copot... copot...ah eh ah eh.." latahnya. Sedangkan yang satu lagi bergegas menuju dapur saat mendengarkan mami teriak. "Ada apa Bu? Mana maling nya?" Seru mba Ijah sambil membawa sapu. Mami yang tersadar akan ulah nya langsung menatap ku tajam dan melihat kedua ART yang kaget mende

