Setelah membantu Anita memasak di dapur dan kami berdua langsung mulai menghidangkan makanan di atas meja makan dan menatanya, lalu memanggil para sesepuh dan juga mas Melvin, hafiz serta bang Nico yang sedang duduk di halaman belakang rumah om rendi. Dan kamu pun mulai menyantap masakan yang sudah di buat oleh Anita yang juga di bantu bang Nico bersama-sama. Suasana kekeluargaan terasa kental sekali. Om dan Tante yang belum mendapatkan cucu dari Anita sangat menyayangi putra ku hafiz. Seusai menyantap makanan kami beristirahat sebentar karena sore hari nya kami harus kembali ke Jakarta. Bisa saja kami menginap di rumah orang tua Anita, tapi hafiz besok harus sekolah. Baik aku dan mas Melvin tidak ingin hafiz ketinggalan pelajaran nya. Jadi kami memutuskan untuk pulang hari ini juga. Se

