Bab 51

1016 Words

Setelah kepergian Adam dan ibu nya, Mayang menghembuskan nafas nya dengan kasar. Emosi nya semakin memuncak, ingin rasanya Mayang memukul Adam dan ibunya hanya saja jika Mayang melakukan hal tersebut malah nanti akan menjadi bumerang bagi diri nya. Adam pasti akan melaporkan Mayang kepada pihak berwajib. "Parah.... Parah.... Parah.... Heran gue sama kelakuan Adam dan ibunya. Bisa-bisanya dia meminta hak di perusahaan punya elo. Memang nya dia siapa? Otak mereka sepertinya kurang seons. Pendidikan tinggi tapi kenapa otak nya ke geser gitu ya mau?" Ucap Anita menghentikan lamunanku. "Entah lah nit, gue sendiri juga heran. Kok ada ya orang seperti adam? Padahal dia itu bukan siapa-siapa, hanya MANTAN. Kalau pun dulu gue masih sama dia, tetap saja perusahaan bokap tidak mungkin dia yang peg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD