Lagi!! David kembali mengirim pesan pada Rania untuk menemuinya di suatu tempat. Rania harus beralasan pada Abrisam dan juga Bagas, jika dia akan pergi sebentar membeli sesuatu. Dan disinilah Rania, duduk di pingsan jalan seperti orang bodoh hanya menunggu ayah tirinya datang. Setengah jam telah berlalu, Rania susah terlalu lelah menunggu David di sini. Antara duduk hingga jalan pun Rania lakukan, agar tidak bosan ketika menunggu seseorang. Bahkan ketika Rania ingin pergi, sebuah mobil berwarna merah hitam terparkir indah di samping Rania. Mobilnya cukup bagus dan Rania yakin jika harga mobil itu setara dengan harga rumah. Mencoba untuk tersenyum ketika David turun, Rania pun segera menghampiri ayah tirinya. "Ada apa Om?" tanya Rania pada intinya. David tersenyum, "kita bahas di situ

