Selena terus berdehem melihat Abrisam dan juga Rania duduk berdua. Tadi, dia sempat mengintip apa yang Abrisam lakukan di bawah derasnya hujan bersama dengan Rania. Entah apa yang mereka bahas, nyatanya Selena tak bisa mendengar dengan jelas suara mereka. Suaranya terlalu kecil, sehingga yang lebih dominan itu suara hujan, yang datangnya keroyokan. Dan sekarang rania harus melihat hidung Abriam yang memerah, wajahnya sangat pucat. karena selama ini Selena selalu melarang abrisam untuk hujan-hujan. bahkan Selena juga khawatir jika Abrisam kembali ingat masa lalunya sebelum buta. malam itu malam yang mengerikan untuk Selena. Mobil Abrisam yang terbalik di tengah derasnya hujan. Selena yang berpikir jika Abrisam sudah tewas pun nyaris pingsan. namun, salah satu suster yang menolong pun memb

