Sesampainya di lantai dua, mereka berjalan menuju toko mainan besar yang terlihat dari ujung tangga eskalator. Kali ini Layla memilih berjalan di belakang dan sesekali memperhatikan sekitar. Entah kenapa ia masih takut ada orang yang dikenalinya menemukan keberadaannya saat ini. Saat memasuki toko, terdengar suara pramuniaga yang menyambut kedatangan mereka. Layla yang berada di belakang belum menyadari dan masih memperhatikan area luar. "Selamat datang di toko kami, ada yang bisa saya bantu?" tanya pramuniaga kepada Raffa. "Kami mau mencari mobil mainan remot, mbak." jawab Raffa ramah. Ibra sendiri saat ini suda kembali bangun dari tidurnya dan terlihat sangat bersemangat menatap deretan mainan yang dipajang. "Baik, mobilnya ada di rak belakang sebelah kanan, mari." ujar pramuniaga

