Ahya PoV Aku akhirnya memutuskan untuk mencari strategi keluar. Tetapi sepertinya aku tidak akan berhasil. "Teman-teman yang saya sayangi. Hari ini aku akan membawa tamu utama kita, berasal dari sekolah kita, yaitu-" Sial! "Zakaria Ahya!" Para siswa yang hadir tiba-tiba terkejut, yang cewe banyak yang langsung bersorak-sorak. Ah, tamatlah aku. Dimana kalian, teman-teman? Plis, tolong aku! Pikirku dalam hati, panik. "Zakaria, silahkan ke panggung," kata Aliyah dengan senyumnya yang kata orang melelehkan hati. Kamu turun dulu, baru aku mau naik, ugh. Bapak Aliyah lalu menyenggol tanganku. "Silahkan naik nak," ucap beliau. "Iya pak, bentar," jawabku, dengan nada datar. Ingin sekali sebenarnya aku izin ke toilet atau apa lah, tapi sudah tidak mungkin sepertinya. Aku menaiki panggu

