18. Tak Sanggup Menolak

1816 Words

Risa baru saja selesai membersihkan diri setelah padatnya acara hari ini. Mulai dari akad nikah pagi hari, dilanjutkan dengan makan bersama dengan dua keluarga besar, lantas sore menjelang malam keduanya langsung menggelar pesta resepsi bertempat di hotel yang dengan tempatnya akad nikah. Sebenarnya sejak satu jam lalu, mata gadis itu mulai berat, belum lagi badannya yang terasa sangat kelelahan. Apalagi sejak sehari sebelumnya gadis itu juga kurang tidur karena gelisah dengan acara ini. "Astaga Koko Moko, ngagetin ajaaaa!! Kirain hantu!" Risa memukuli lengan Moko yang membuatnya terkejut karena tiba-tiba ada di depan pintu kamar mandi. "Mana ada hantu seganteng aku sih, Ca." sahut Moko lantas mengacak pelan rambut istrinya membuat Risa hanya memutar bola matanya jengah. "Ngapain ikut k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD