SELIMUT BERDUA

1631 Words

“Burung sialan!” umpat Sagara dalam hati. Hampir saja dia mendapatkan momen untuk membangun ikatan di antara dirinya dan Ratu. Tapi seekor burung berhasil mengacaukan semuanya. Bisa-bisanya ia berkicau disaat pasangan suami-istri itu hendak berciuman. Akibatnya, Ratu membuka matanya. Dia lantas memalingkan wajahnya dan kembali menatap cakrawala jingga. Sagara mengembuskan napas. Apa boleh buat. Semuanya sudah terjadi. Meski sesi kemesraan itu tak jadi, yang terpenting dia tahu kalau Ratu sudah mulai menaruh hati padanya. Sebuah perkembangan kecil yang menakjubkan. “Rat, boleh aku tanya?” celetuk Sagara setelah beberapa menit mereka hanya berdiam diri menyaksikan mentari yang terbenam di balik gunung. “Sejak kapan bertanya itu dilarang?” sahut Ratu. Bibir Sagara melengkung ke atas kala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD