SEMALAMAN BARENG SAGARA

1290 Words

Ratu buru-buru berdiri. Wajahnya merah seketika. Jantungnya berdegup tak keruan. Badannya seketika merinding. Dia tak pernah membayangkan tubuhnya berada tepat di atas Sagara bahkan menempel. Demi mengalihkan pikirannya itu, Ratu pun keluar dari tenda apung. Dan dia menyadari kalau tendanya sudah jauh dari tepian danau. Ratu pun langsung mengecek tali yang mengaitkan tenda apungnya dengan daratan. Dan ketika Ratu menyadari kalau tenda apungnya sudah jauh dari daratan, dia pun meremas kepalanya. "Gar! Gar! Gimana!" Sagara nyengir. Dia menaikkan kedua bahunya, bersikap bodo amat. “Ya mau gimana lagi? Kita ikuti arus aja.” “Gila ya kamu!” Ratu tak percaya dia dengan mudahnya mengikuti ide gila Sagara. Seharusnya tadi dia menolak saja dengan alasan kelelahan. “Aaah!” Ratu berteriak. Bukann

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD