Another Side

1680 Words

Lelaki itu berdiri di dermaga, menatap tajam ke birunya laut di depannya. Laut berombak tenang, berisik dengan suara arus yang memukul-mukul pinggir dermaga dengan riang. Matahari sore memberikan sentuhan kemerahan pada permukaan tenang laut itu. Musim gugur seharusnya sudah dimulai, tapi aroma laut dan angin panas ini mengingatkan siapa pun pada musim panas yang disukai semua orang. Tidak ada yang ingin musim panas berhenti, musim liburan, kesenangan, dan kebebasan untuk menunjukkan tubuh bagi para perempuan, juga kesempatan bagi kaum lelaki untuk mendapatkan cinta semalam atau semusim atau malah selamanya. Siapa yang tahu ke mana sentuhan itu membawa? Bukankah sering kali cinta datang dari rasa sebuah sentuhan? Seharusnya lelaki itu ikut dalam pesta yang diadakan oleh kelab di dekat der

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD