Bagian Dua Puluh Lima

953 Words

*** "Halo." Panggilan terhubung, Gevania memberanikan diri untuk menyapa lebih dulu. Tidak bisa diam dan menunggu lebih lama, dia memang memutuskan untuk menghububungi Abyan dengan tujuan; bertanya perihal Tamara. Bukan karena takut sang adik sakit hati, Gevania ingin hubungan Abyan dan Tamara baik agar dirinya tidak mendapat omelan, karena jika Tamara tidak kunjung membaik usai salah paham, perempuan itu pasti akan mengadu pada Nolan. Meskipun sudah kebal saking seringnya diomeli sang papa, Gevania tetap merasa sakit hati setiap kali Nolan memarahinya karena Tamara, sehingga sebisa mungkin dia menghindari hal tersebut. "Mau ngapain lagi, Kak, telepon suami aku? Belum puas dipeluk sama Kak Aby di depan lift?" Mendengar suara Tamara, Gevania mengernyit. "Tamara, kenapa kamu pegang hpn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD