Bagian Seratus Dua Puluh Delapan

1203 Words

*** "Titip salam ke Tante kalau gitu ya, Kak. Semoga cepat sembuh, dan maaf karena enggak bisa jenguk. Mama masih belum stabil, jadi aku enggak berani ninggalin beliau sendiri." "Iya, Gev, makasih dan enggak apa-apa kok enggak jenguk. Saya paham kondisi kamu. Tidur aja dulu di unit saya ya. Kalau ada apa-apa, jangan ragu buat hubungi saya." "Siap, Kak." Duduk di sofa ruang tengah, Gevania akhirnya menyudahi panggilan dengan Sean. Setelah makan malam bersama Rachel, dia memang menghubungi Sean untuk bertanya tentang keberadaan pria itu, juga akan pulang atau tidakkah dia ke apartemen. Meskipun sedang diselimuti duka, dia tidak ingin abai terhadap Sean karena bagaimanapun selama ini pria itulah yang selalu ada untuknya, sehingga Gevania pun harus peka dan perhatian. "Mama udah belum ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD