Bagian Seratus Dua Puluh Sembilan

973 Words

*** Setelah mengungkap keinginannya untuk bertemu, kemudian menunggu Abyan berbicara dengan kedua orang tuanya, Nolan mendapat jawaban baik yaitu; dia bisa bertemu dengan sang menantu. Menerima panggilan dari Abyan ketika malam sudah mulai larut, Nolan akan ke rumah sakit pagi ini, dan karena tidak mungkin datang dengan penampilan yang berantakan, dia coba berpenampilan rapi. Untuk menutupi mata sembabnya, Nolan mengenakan kacamata hitam. Persetan orang-orang di rumah sakit menyebutnya aneh, dia tidak peduli, karena yang terpenting adalah; lemahnya Nolan tidak diketahui orang lain. "Semoga Abyan mau berbaik hati," ucap Nolan, di depan cermin. Beralih pada figura besar berisi foto Tamara, dia tersenyum tipis sebelum kemudian berkata, "Papa mau ketemu pujaan hati kamu, Tam. Doain Papa d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD