*** Sore menjelang, Gevania kedatangan tamu. Bukan orang lain, yang berkunjung adalah Tamara. Tidak datang dengan tangan kosong, perempuan itu membawa beberapa paper bag coklat—membuat Gevania dilanda heran. "Halo, Kak." "Bawa apa kamu?" tanya Gevania, setelah sebelumnya memandangi paper bag yang dibawa Tamara. "Belanjaan," ucap Tamara. "Aku sama Kak Aby kan ke asian market tadi. Jadi aku sekalian aja belanja buat Kakak. Siapa tahu Kak Geva bosan pesan makanan. Jadi bisa masak." "Oh," ucap Gevania. Sebenarnya dia ingin sekali bersikap sangat judes pada adiknya. Namun, karena Tamara pasti akan mengadu pada Nolan, sebisa mungkin Gevania menahan keinginannya itu. "Mau terima, kan?" tanya Tamara. "Ada tahu sama tempe juga buat ngobatin kangen Kakak ke makanan Indonesia." "Mana?" tanya

