Bagian Enam Puluh Delapan

969 Words

*** "Mama." Barusaja membuka pintu, Gevania dibuat terkejut setelah sosok yang beberapa bulan terakhir tidak dia temui, tiba-tiba berdiri di depan unitnya. Meskipun tahu Rachel sudah sampai sejak semalam, entah kenapa Gevania belum memiliki keinginan untuk menemui ibunya tersebut. Entah karena masih kecewa atau perasaan lainnya, Gevania sendiri tidak tahu. Namun, yang jelas dibanding berkunjung ke apartemen Tamara, lalu melepas rindu dengan sang mama, Gevania memilih untuk berdiam diri di unitnya. "Kamu enggak kangen sama Mama?" tanya Rachel dengan suara yang terdengar menahan tangis. "Mama tungguin dari pagi, kirain bakalan datang, tapi ternyata enggak. Lupa ya kalau kamu tuh masih punya Mama?" Tidak menjawab, Gevania diam hingga ketika mulutnya hampir mengeluarkan kalimat, Rachel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD