*** Mendapat tamu di saat sedang makan siang bersama Abyan, perasaan takut sempat hinggap di hati Gevania. Tahu tentang konflik yang sedang terjadi di dalam keluarganya, dia menduga jika yang datang adalah salah satu dari keluarganya. Namun, ternyata dugaan Gevania salah, karena ketika membuka pintu apartemen, yang berdiri di depannya justru pria yang selalu berhasil membuatnya tersenyum bahkan salah tingkah. Siapa dia? Jawabannya tentu saja Sean. Datang tanpa memberi kabar, Sean katanya habis mengecek unit apartemen yang akan dia tinggali di lantai sebelas. "Ayo, Kak, makan siang sekalian," ucap Gevania yang langsung membawa Sean ke dapur. "Mumpung ke sini. Kakak belum pernah cobain masakan Bi Titin lho." "Ada tamu ternyata," ucap Sean yang justru fokus pada Abyan. "Sejak kapan kamu

