*** "Kak Aby mana ya, Ma? Janji ke sini, tapi sampai sekarang belum datang juga. Padahal, enggak lama lagi Papa pasti ke sini." Tamara bertanya gelisah. Cukup lama menunggu Abyan datang, dia masih belum ditemui oleh suaminya itu. Padahal, beberapa jam lalu—pada Rachel, Abyan hanya meminta izin untuk mandi dan berganti pakaian di kediaman Atmadja. Entah apa saja yang dilakukan Abyan di rumah, Tamara tidak tahu. Namun, yang jelas dia takut Abyan punya pikiran untuk berpisah dengannya karena jika iya, Tamara sangat tidak bisa menerima. Dia mencintai Abyan, dan apa pun kondisinya, pria itu harus selalu bersamanya karena sepanjang hidup, Tamara tidak pernah melepaskan sesuatu yang sudah dia miliki. "Mungkin masih di jalan," ucap Rachel. "Tadi kan bibi bilang Abyan ketiduran di sofa kamar.

