*** "Silakan duduk." Masih dengan perasaan kaget sekaligus tidak terima, Rachel mendudukan dirinya di salah satu sofa ruang tengah apartemen. Datang untuk menemui Gevania, sore ini Rachel justru disambut pria yang sangat tidak dia sukai yaitu; Sean. Entah apa maksudnya pria itu membukakan pintu, Rachel tidak tahu. Namun, yang jelas setelah tidak disambut Gevania, dia menanyakan keberadaan sang putri. Sialnya Sean tidak langsung memberitahu dan mempersilakan dirinya masuk, sehingga meskipun dongkol, Rachel manut dengan harapan; dia bisa bertemu sang putri. "Mana Gevanianya?" tanya Rachel, tanpa mau berbasa-basi. "Saya udah bikin janji sama dia. Jadi—" "Geva hari ini enggak pulang," jawab Sean—membuat Rachel mengernyit. "Dia nginap di rumah sakit, karena katanya Abyan enggak mau diting

