Bagian Seratus Dua Puluh Satu

1054 Words

*** "Lho, By, kamu enggak tidur?" Abyan yang sejak tadi hanyut dalam lamunan, menoleh setelah pertanyaan tersebut didapatkannya. Di bed khusus keluarga pasien, dia mendapati Alula yang sepertinya baru terbangun, sehingga sebuah jawaban pun terlontar. "Aku enggak bisa tidur, Ma," jawab Abyan. "Lho, kenapa?" tanya Alula heran. Tidur bersama Reano, perempuan itu perlahan turun kemudian mendekati sang putra. "Ada yang sakit?" "Hati aku," ucap Abyan, sambil menyentuh d**a. "Enggak tahu Geva ada di mana, hati aku sakit." "By ...." "Enggak bisa emangnya ya Papa cabut laporannya biar Gevania bisa segera lepas?" tanya Abyan dengan raut wajah memelas. "Dia emang enggak akan dikasarin, tapi diculik bahkan disekap bisa bikin stress, Ma. Aku takut Geva sama kandungannya kenapa-kenapa. Mereka ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD