Bagian Enam Puluh

1043 Words

*** "Cabe rawitnya lagi, Kak, biar enak." Sean yang semula fokus mengaduk mie di dalam panci, refleks menoleh setelah Gevania yang dia minta menunggu di meja makan, justru menjatuhkan beberapa buah cabe rawit. Usai terlibat perdebatan dengan Abyan, acara memasak mie instan tetap dilaksanakan setelah Tamara yang datang menghampiri, mengizinkan Gevania untuk menyantap makanan instan tersebut. Abyan tidak berkutik. Enggan berdebat dengan Tamara hanya karena masalah mie instan, dia manut terhadap keputusan yang diambil istrinya itu, sehingga Sean dan Gevania pun bergegas masuk untuk segera merealisasikan rencana mereka. "Sakit perut lho kamu, Gev, kalau kebanyakan cabe rawitnya," kata Sean mengingatkan. "Enggak akan," ucap Gevania. "Cabenya kan enggak diiris. Jadi nanti bisa disesuaikan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD