*** "Kak, aku udah siap." Abyan yang barusaja selesai mengikat tali sepatu, menoleh, setelah suara Tamara terdengar dari belakang. Di dekat pintu kamar, perempuan itu berdiri dengan setelan yang rapi. Tidak akan berdiam diri di apartemen, malam ini Abyan dan Tamara punya agenda yaitu; menjemput Rachel di bandara. Setuju untuk menjaga Gevania, perempuan itu langsung mengurus penerbangan, dan setelah perjalanan jauh, Rachel diperkirakan sampai sekitar pukul sembilan malam waktu setempat. "Rapi banget," ucap Abyan. "Padahal, kita cuman mau ke bandara." "Bukannya kemana pun aku pergi, penampilanku selalu kaya gini?" tanya Tamara. "Lagian tumben banget Kak Aby ngomentarin penampilan aku. Biasanya juga cuek aku mau pake apa pun itu." Abyan menghela napas pelan. "Ya udah pake itu aja. Uda

