“Loh, Mama belum tidur? Tadi Mama bilang ... Papa sama Kak Gege udah mau pulang?” sapa Kenan saat memasuki rumah dan melihat sang Mama masih duduk di sofa tamu dengan majalah fashion di tangannya. Mendengar sapaan itu membuat Wanda lantas meletakkan majalah yang sejak kepergian Kenan tadi menjadi satu-satunya teman yang menemani. Tatapannya fokus tertuju ke arah Kenan. “Kenapa lihatin aku kayak gitu, Ma? Apa ada yang salah?” tanya Kenan masih tidak mengerti. Laki-laki itu mendekati mamanya dan duduk di sofa terdekat. Wanda menghela napas panjang sembari menggeleng-gelengkan kepala. “Kamu ini ... apa enggak bilang ke Syahla kalau sebentar lagi kamu mau nikah sama Gladys?” Wanita itu menatap serius puranya tanpa menjawab pertanyaan yang tadi dilontarkan. Kenan menggeleng perlahan. “Belum

