Puaskan Saya

1160 Words

“Kenapa, sih? Lagi ada masalah?” tanya seorang perempuan yang hanya mengenakan daster tipis sambil duduk di pangkuan menghadap Rey, kemudian melingkarkan kedua tangan di leher laki-laki itu. “Aku lihat dari tadi kamu diem aja, enggak kayak biasa. Kalau ada masalah tuh cerita, siapa tahu aku bisa bantu cari solusi.” Jika dalam bekerja, Rey tentu saja bisa lebih profesional tanpa melibatkan masalah pribadi yang sedang dipikirkan. Namun, di luar jam kerja seperti sekarang, barulah dia banyak melamun, berpikir keras tentang apa yang sebenarnya terjadi dengan anak atasan. Vey, yang selama tiga tahun belakangan selalu dia temani ke mana pun perempuan itu pergi, secara perlahan tetapi pasti telah mengusik ketenangan pikiran. Perempuan yang lebih muda sebelas tahun darinya, mulai berhasil mengg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD