Altezza melangkah terburu-buru. Dia sengaja meninggalkan Valerie yang masih tertidur pulas untuk menyambangi apartemen di mana teman ranjang cadangannya tinggal. Setibanya di tempat yang dituju, Altezza menekan beberapa angka untuk bisa membuka pintu apartemen. Karena Zashi tidak mengunci pintu dari dalam, Altezza dengan mudah bisa membukanya sendiri tanpa harus menunggu Zashi. Lelaki itu begitu mengkhawatirkan Zashi setelah mendapat pesan singkat semalam. Sayangnya, Altezza tidak bisa buru-buru datang ke apartemen karena dia baru saja ‘menjinakkan singa yang lapar’ di rumah. “Baby, what’s wrong? Maaf, aku enggak bisa langsung ke sini semalam. Val—“ Altezza belum selesai bicara. Dia terkejut ketika Zashi tiba-tiba menghampiri dan membungkam bibirnya dengan kecupan hangat yang menggoda

